# #

Liga Inggris - Usai Catat Rekor Clean Sheet, Cech Diuji MU " Dunia Hoky "


London - Akhir pekan lalu, Petr Cech mencatatkan rekor clean sheet untuk Chelsea. Akhir pekan ini, dia akan diuji oleh anak-anak asuh David Moyes.

Ketika Chelsea menundukkan Hull City 2-0 akhir pekan lalu, Cech menorehkan catatan clean sheet-nya yang ke-209 di Chelsea. Catatan tersebut melampaui torehan penjaga gawang Chelsea di era 1970-an, Peter Bonetti, yang mencatat 208 clean sheet.

Pertanyaannya, bisakah dia menjaga gawangnya tidak kebobolan kala Chelsea menjamu Manchester United hari Minggu (19/1/2014) ini?

Tanpa Wayne Rooney ataupun Robin van Persie, United memang tampak kesulitan untuk membobol gawang lawan. Tanpa keduanya, 'Setan Merah' kerap mengandalkan Danny Welbeck dan Javier Hernandez.

Welbeck sejauh ini sudah menghasilkan 8 gol di Premier League. Di Chelsea, jumlah gol Welbeck hanya kalah dari Eden Hazard, yang sudah mencetak 9 gol.

Sementara Hernandez, bak momok bagi Chelsea. Kendati jumlah golnya tergolong minim musim ini, penyerang asal Meksiko tersebut tercatat sudah mencetak 7 gol dalam 12 laga melawan Chelsea di semua kompetisi sejak dia bergabung dengan United.

Kalaupun ada kekurangan, baik Welbeck ataupun Hernandez belakangan kerap buruk dalam penyelesaian akhir. Welbeck membuang percuma satu kesempatan bersih pada laga melawan Swansea City --ketika tendangannya dari depan gawang Swansea melenceng tipis.

Bagi kubu Chelsea sendiri, rekor clean sheet yang ditorehkan Cech bukan hanya pertanda bagusnya si penjaga gawang, tetapi juga barisan pertahanan.

"Tiap kali ada clean sheet, itu berarti si penjaga gawang tidak membiarkan satu gol pun bersarang. Tapi, yang berperan bukan hanya si penjaga gawang. Pertama-tama, ada tim di atas semuanya," ujar pelatih kiper Chelsea, Christophe Lollichon, di situs resmi klub.

"Kami bangga dengan rekor itu dan Petr juga sangat senang. Semua pemain pasti ingin mengalahkan rekor seperti itu, tapi ini bukan hanya soal penjaga gawang," tegas Lollichon.

Liga Inggris - City Akan Rindukan Nasri " Dunia Hoky "


Manchester - Samir Nasri harus menepi dua bulan karena mendapat cedera. Manuel Pellegrini pun tak menampik jika Manchester City akan merasa kehilangan pemain yang amat penting.

Nasri mengalami cedera lutut setelah mendapat tekel dari Mapou Yanga-Mbiwa saat City melawat ke markas Newcastle United di lanjutan Premier League akhir pekan lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, Nasri mengonfirmasi bahwa dirinya harus absen selama delapan pekan.

Cedera Nasri ini menjadi kerugian buat City. Pemain 26 tahun itu tengah dalam penampilan yang oke dengan menyumbang lima gol dan tujuh assist dari 20 kali penampilannya di seluruh kompetisi.

"Dia adalah pemain yang sangat penting untuk kami, dia juga sedang dalam momen yang sangat bagus, jadi kami harap dia bisa kembali secepat mungkin," ujar Pellegrini di situs resmi klub.

"Tapi saya pikir akan sulit jika kurang dari enam atau tujuh pekan," lanjut manajer asal Chile itu.

Meski Nasri akan absen dalam waktu yang tidak sebentar, Pellegrini menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencari pengganti pemain asal Prancis itu di bursa transfer bulan Januari ini.

"Itu (cedera Nasri) tidak mengubah filosofi kami. Kami tahu dengan pasti apa yang akan kami lakukan di jendela transfer," kata Pellegrini.

Liga Inggris - Rodgers Ingin Lebih Banyak Gol dari Sterling, Coutinho, Henderson " Dunia Hoky "


Liverpool - Meski Liverpool tajam di Liga Inggris, kontribusi para gelandangnya masih kurang oke. Trio Raheem Sterling, Philippe Coutinho, dan Jordan Henderson diminta lebih tajam lagi.

Meski hanya menempati posisi empat di klasemen liga, Liverpool tampil tajam dengan mencetak 51 gol. Untuk urusan ini, The Reds hanya kalah dari Manchester City yang membukukan 59 gol.

Namun satu hal yang jadi sorotan, lebih dari separuh perolehan gol mereka disumbangkan oleh duo Luis Suarez dan Daniel Sturridge. Keduanya total membukukan 32 gol, dengan Suarez menyumbang 22 gol sementara 10 gol lainnya oleh Sturridge.

Meski catatan tersebut positif untuk para penyerang, tapi di sisi lain menunjukkan kurangnya kontribusi gol dari para pemain lainnya, utamanya dari lini kedua yakni gelandang serang.

Sepanjang musim ini, tim Merseyside tersebut paling banyak menggunakan formasi 4-2-3-1, dengan mempertimbangkan silih bergantinya Suarez dan Sturridge absen. Untuk menyokong ujung tombak, Rodgers biasanya memasang trio Jordan Henderson, Coutinho, dan Sterling di lini gelandang serang.

Ketiganya cukup berkontribusi dalam mengkreasi gol, meski masih terbilang biasa saja. Total sembilanassist diciptakan dengan rincian lima oleh Henderson sementara Coutinho dan Sterling masing-masing duaassist.

Namun dalam urusan mencetak gol, ketiganya masih kurang bertaji. Cuma enam gol dilesakkan, di mana tiga ditorehkan oleh Sterling, dua oleh Coutinho, dan satu oleh Henderson. Nah, catatan inilah yang diminta Rodgers untuk diperbaiki.

"Tanggung jawab mencetak gol selalu jadi milik tim, tapi kami selalu ingin lebih. Ketika Anda bermain dalam posisi menyerang sedemikian rupa, adalah tugas Anda untuk menciptakan peluang dan mencetak gol," katanya seperti dikutipGuardian.

"Seorang pemain dengan kualitas seperti mereka akan menyatakan ingin lebih banyak gol dan jelas saya akan menuntut lebih banyak gol dari mereka. Kami sebelumnya juga jadi tim pencetak gol terbanyak di bulan terakhir tahun lalu, jadi saya masih berpikir kami punya cukup amunisi untu mencetak gol," tambahnya.

"Tapi demi perkembangan dan peningkatan Raheem, dia perlu mengkreasi dan mencetak lebih banyak gol. Saya pikir Coutinho juga akan mencetak lebih banyak gol. Saya melihatnya sebagai tipe Luka Modric," lanjut manajer berpaspor Irlandia Utara ini.

"Dan ketika Anda melihat Modric saat empat tahun membela Tottenham, dia mencetak 13 gol di liga tapi pengaruhnya masif dan Coutinho adalah tipe seperti itu. Sewajarnya dia akan mendapatkan lebih banyak gol tapi dia adalah pemain yang menakjubkan untuk kami, dia adalah kunci yang membuka banyak hal di sebuah laga," tandas pria 40 tahun tersebut.

Liga Inggris - Tim-tim Favorit Menang, Bandar-bandar Judi Inggris Mesti Bayar Rp 389 M " Dunia Hoky "


London - Tujuh besar Premier League memetik kemenangan di rangkaian laga pekan lalu. Hasil ini tentu menggembirakan para suporternya, walaupun ternyata bikin bandar judi Inggris meringis.

Kemenangan 2-1 yang dipetik Arsenal atas Aston Villa, Selasa (14/1/2014), menutup serangkaian pertandingan yang dimainkan pada pekan 21 Premier League.

Sebelum itu ada pula kemenangan Manchester City atas Newcastle dan Chelsea versus Hull City, sama-sama dengan skor 2-0. Liverpool menggulung Stoke City 5-3 dan Everton menang dua gol tanpa balas lawan Norwich City. Sedangkan tim posisi enam dan tujuh secara beruntun, Tottenham Hotspur dan Manchester United, juga memetik kemenangan 2-0 atas lawannya masing-masing.

Selain hasil di Premier League, laga-laga di kompetisi kasta di bawahnya pun ternyata menguntungkan tim-tim favorit dan membuat para petaruh berhasil meraih kemenangan.

Hasil ini tak ayal membuat bandar-bandar judi Inggris terkena imbasnya dan disebut harus mengeluarkan bayaran terbesar dalam sejarah perjudian dalam sepakbola di sana.

Dari kemenangan tujuh besar Premier League saja, dengan koefisien 20/1, setiap taruhan bernilai 5 poundsterling berakhir dengan bandar mesti membayar 100 poundsterling. Total, rumah-rumah judi seantero Inggris diprediksi mesti membayarkan sebesar Rp 389 miliar untuk putaran pekan lalu.

"Para petaruh sudah mendapatkan jackpot terbesar dalam sejarah," kata Alex Donohue selaku perwakilan dari salah satu rumah judi top Inggris, Ladbrokes.

"Kemenangan Arsenal adalah paku terakhir dari peti mati dan industri ini mesti menggelontorkan nominal sebesar 20 juta poundsterling. Kami pikir 250 ribu atau lebih pelanggan kami meraih kemenangan akumulasi pekan ini," tuturnya kepada Metro.

Liga Inggris - Kemenangan Penting buat Arsenal " Dunia Hoky "


Birmingham - Arsenalkembali memuncaki klasemen usai mengatasi perlawanan Aston Villa 2-1di kandangnya sendiri. Gelandang Arsenal JackWilshere menyebut ini kemenangan penting bagi timnya.

Melawat ke Villa Park, Selasa (4/1/2014) dinihari WIB, Arsenal berhasil unggul lebih dulu berkat dua gol cepat yang masing-masing dicetak Wilshere dan Olivier Giroud.

Di babak kedua Villa menciptakan gol balasan melalui Christian Benteke. Setelahnya, tim tuan rumah lebih gencar menyerang tapi Arsenal bisa bertahan sebelum memastikan angka penuh.

"Ini adalah sebuah tiga angka yang penting, terutama di babak kedua ketika Villa mengejar kami," ungkap Wilshere kepada Sky Sports.

"Kami sudah melakukan banyak hal seperti itu di musim ini, mungkin kehilangan sejumlah poin di paruh kedua musim dan membiarkan tim-tim lain mengejar kami, tapi kami menghadapinya dengan baik."

"Kamki sudah memperlihatkan lawan tentang permainan kami dan kami berharap bisa berlanjut hingga sisa musim ini," sambung pemain internasional Inggris itu.

"Kami bilang sebelum pertandingan ini, bahwa jika kami menang, kami akan kembali ke puncak klasemen dan itu penting," lugas Wilshere.

Di laga berikutnya, Arsenal akan melakoni derby London dengan menjamu Fulham di Emirates pada akhir pekan nanti.

Liga Inggris - Suarez: Aku Sudah Berubah " Dunia Hoky "


Liverpool - Performa Luis Suarez untuk Liverpool musim ini sangat menawan. Ia mengakui dirinya sudah berubah dan bertekad membawa timnya menembus Liga Champions musim depan.

Suarez sejauh ini sudah mencetak 22 gol dari 16 pertandingan Premier League sejak kembali di bulan September, setelah menjalani skorsing 10 game dari kasus menggigit Branislav Ivanovic di bulan April.

Media-media di Inggris bahkan tak sungkan-sungkan menyebutnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

"Waktu kecil kita sering berkhayal. Sekarang, banyak orang atau pemain membicarakan hal itu (jadi salah satu yang terbaik di dunia). Buatku ini luar biasa," tutur Suarez dalam situs resmi klubnya, Selasa (14/1/2014).

"Dan juga buat Liverpool, karena dalam 2-3 tahun terakhir kami tidak bermain begitu bagus, di luar level kami. Sekarang kami sudah kembali.

"Kita bekerja keras demi suporter dan orang-orangnya. Ini penting karena selama beberapa bulan terakhir sedikit sulit buatku. Kini aku telah berubah, dan it's okay."

Hari Minggu lalu Suarez mencetak dua gol ke gawang Stoke City dan membawa Liverpool menang 5-3. Itulah kali kedelapan di musim ini ia mendulang minimal 2 gol dalam satu laga.

Liverpool saat ini menduduki peringkat keempat di klasemen, terpaut enam angka dari pimpinan kompetisi, Arsenal. Pasukan Brendan Rodgers itu dalam misi lain, yaitu lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2009.

"Kami sedang bermain sangat baik dan punya level untuk main di Liga Champions. Kami punya pemain-pemain yang sangat bagus. Jika terus seperti ini, kami bisa," cetus Suarez.


Diberdayakan oleh Blogger.